Dr (C) Soni Nainggolan, SH.MH.
SUMUT METRO | MEDAN
Sehubungan akan digelar musyawarah nasional Pemuda Batak Bersatu (PBB) pada 13-15 Juni 2025 mendatang di Bogor, Provinsi Jawa Barat, muncul bakal calon pemimpin yang siap membawa perubahan.
Bakal calon ketua umum ini sudah tidak asing lagi di kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) hingga tingkat Cabang PBB.
Dia adalah Dr (C) Soni Nainggolan SH,MH yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PBB.
Soni Nainggolan panggilan akrab di kalangan rekan PBB secara resmi siap mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBB periode berikutnya.
“Melayani Bukan Dilayani. Seperti itulah jiwa seorang pemimpin,” ucap Soni Nainggolan kepada wartawan.
Merasa terpanggil untuk melakukan yang lebih baik, Soni Nainggolan siap melakukan perubahan di tubuh PBB.
“Generasi muda adalah masa depan bangsa. Kita harus melibatkan mereka secara aktif, menginspirasi mereka dan juga harus berani memberikan ruang dan kepercayaan kepada generasi muda untuk memimpin di level nasional maupun daerah,” katanya.
Bak gayung bersambut, beberapa tokoh di PBB juga siap mendukung dan memenangkan Soni Nainggolan untuk menjadi Ketua Umum PBB periode berikutnya.
Lintong Manurung, SH atau yang lebih di kenal Bendum mengaku siap mendukung Soni Nainggolan untuk memimpin dan melakukan perubahan serta perbaikan di tubuh Pemuda Batak Bersatu.
Selain itu kata Lintong, mewujudkan organisasi yang bersinergi, profesional, dan solid dalam mewujudkan tujuan bersama.
Di tempat terpisah, Penasehat Hukum Panal H Limbong, SH,MH beserta Ketua Umum Indonesia Morality Watch (IMW) Rayen Murphy Hutasoit mengaku siap mendukung dan bersinergi dengan Soni Nainggolan jika dipercaya memimpin PBB.
Panal dan Rayen menyebutkan, seorang pemimpin harus memahami sebuah organisasi kemasyarakatan yang memiliki visi-misi, serta menggunakan segala kemampuan dan potensi diri sebagai bagian dari anak bangsa untuk memberikan yang terbaik bagi Organisasi Kemasyarakatan PBB, Bangsa dan Negara.
Seperti diketahui, PBB bukan sekedar organisasi melainkan sebagai wadah yang inovatif dan kreatif dalam mengembangkan bakat dan potensi anggota serta meningkatkan kualitas kader sebagai SDM unggul yang mampu memetakan peradaban. (*/tm)
