Walikota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, MAP saat membuka ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 tingkat Kota Binjai di Masjid Al-Fatih, Senin (4/5/2026).
SUMUT METRO | BINJAI
Walikota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, MAP secara resmi membuka ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Tingkat Kota Binjai di Masjid Al-Fatih, Senin (4/5/2026).
Di sela acara pembukaan, Walikota mengharapkan melalui MTQ melahirkan Qari dan Qariah terbaik, Hafiz dan Hafizah unggulan yang mampu mengharumkan nama Kota Binjai di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Selamat atas terselenggaranya MTQ pada hari ini. Insyaallah akan lahir putra-putri terbaik dari Binjai yang mampu mewakili daerah ini hingga ke ajang internasional,” ujar Ustaz Abdul Somad. Ia juga berpesan agar masyarakat tidak hanya membaca Al-Qur’an saat MTQ berlangsung, tetapi menjadikannya sebagai kebiasaan sehari-hari. Salah satunya dengan mendorong seluruh kantor di lingkungan Pemerintah Kota Binjai untuk membaca Al-Qur’an selama 20 menit sebelum memulai aktivitas kerja. “Insyaallah, dengan itu kita akan mendapatkan ridho dari Allah SWT,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai Amir Hamzah menyampaikan harapannya agar pesan-pesan yang disampaikan dalam tabligh akbar hari ini dapat memberikan pencerahan dan memperkuat keimanan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Binjai, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-57 ini,” ujar Walikota.
Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi memiliki nilai strategis dan spiritual yang tinggi sebagai sarana evaluasi terhadap pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Wali kota juga berharap MTQ dapat menjadi sarana edukasi umat dalam mencintai dan membumikan Al-Qur’an, sekaligus meningkatkan kesadaran beragama yang lebih humanis dan terbuka.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Binjai, Hasanul Jihadi, SH, S.Sos., M.Kn., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut, khususnya kepada Wali Kota Binjai.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini tetap berpegang pada komitmen untuk tidak melibatkan peserta dari luar Kota Binjai. Jika ditemukan pelanggaran, peserta tersebut akan didiskualifikasi dan gelar juara yang diperoleh akan dicabut.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti MTQ ini dengan sebaik-baiknya. Semoga usaha dan latihan yang telah dijalani membuahkan hasil maksimal serta mendapat ridho Allah SWT,” ujarnya.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut meramaikan acara.
Untuk diketahui,MTQ ke-57 Tingkat Kota Binjai mengusung Tema Melalui MTQ ke-57 Tingkat Kota Binjai, Kita Bangun Keharmonisan Masyarakat yang Religius dan Berakhlak Mulia Berlandaskan Al-Qur’an”.
Acara pun dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 7 Mei 2026, dengan diikuti sebanyak 428 peserta dari berbagai kecamatan di Kota Binjai. (SM-par)
