Massa dari Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) saat unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Senin (22/6/2026). (Foto : Ist)
SUMUT METRO | DELISERDANG
Meski sejumlah media memberitakan dan Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Sumut kemarin, namun lokasi judi di Jalan Tengku Fachrudin, Tanjung Gabus I, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, itu tetap beroprasi.
Warga pun menaruh kecurigaan dengan kinerja aparat kepolisian, khususnya Polres Deli Serdang.
Bos besar judi yang disebut-sebut inisial AK itu menyediakan permainan Tembak Ikan, Dindong, Slot dan Bola Putar.
Menurut pengakuan seorang Warga sekitar mengatakan para pemain dari berbagai lokasi hilir mudik datang bermain judi hingga larut malam.
Hal itu pun membuat warga sekitar resah, ditambah kejahatan jalanan yang masih menghantui aktifitas masyarakat.
Warga pun berharap Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, SIK, MH dan Pangdam I/BB Mayjend TNI Hendy Antariksa agar segera menutup lokasi perjudian beromzet puluhan juta per hari tersebut.
“Kabarnya, lokasi judi yang di Lubuk Pakam ini pindahan dari Pasar 7 Marelan bang,” ucapnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr Ferry Walintukan, SIK. MH ketika dikonfirmasi prihal tersebut melalui pesan WhatsApp, Kamis (25/6/2026) sekira pukul 16.37 WIB belum menjawab.
Kendati demikian, redaksi Sumut Metro.com masih menanti keterangan orang nomor satu di Bidang Humas Polda Sumut itu. (SM-tom)
