Syaiful Ramadhan
SUMUT METRO | MEDAN
Anggota DPRD Medan, Syaiful Ramadhan mengkritik pola penataan Kota Medan yang dinilai terkesan reaktif menjelang pelaksanaan APEKSI.
Menurutnya, pengerahan seluruh camat, lurah dan Kepala Lingkungan untuk melakukan penertiban dan penataan kota seharusnya tidak hanya dilakukan karena adanya agenda nasional tersebut.
Syaiful mengatakan, upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Medan patut diapresiasi karena menunjukkan keseriusan dalam mempercantik wajah kota.
Namun, ia menegaskan bahwa kebersihan, ketertiban, dan penataan kota harus menjadi kebijakan yang dilakukan secara konsisten, bukan sekadar untuk menyambut tamu.
“Kita mengapresiasi langkah Pemko Medan dalam melakukan penataan kota. Namun hendaknya penertiban dan penataan tidak disandarkan karena adanya event seperti APEKSI, melainkan menjadi kebijakan rutin yang dilakukan setiap saat,” ujar Syaiful kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).
Syaiful juga mengingatkan agar penertiban yang dilakukan tidak mengorbankan masyarakat kecil.
Menurutnya, pemerintah harus mengedepankan pendekatan yang humanis dan memberikan solusi bagi warga yang terdampak.
“Jangan karena ada APEKSI Kota Medan jadi bersih, tetapi jangan pula karena ada APEKSI rakyat justru digusur. Penataan harus mengedepankan rasa keadilan dan kemanusiaan,” tegasnya.
Selain itu, ia meminta Pemko Medan menjalankan penegakan aturan secara adil tanpa pilih kasih. (SM-kmc/Par)
