Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Deputi Bidang Pelayanan Publik, Kementrian PAN RB RI, Prof. Dr.Diah Natalisa MBA menghadiri dalam peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Tebingtinggi di Balai Kartini Convention Center and Public Service, Kota Tebingtinggi, Rabu (2/3/2022). (Foto: Istimewa)
SUMUT METRO | TEBING TINGGI
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi bersama Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan-RB Diah Natalisa meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Tebingtinggi di Balai Kartini, Jalan Gunung Leuser, Rabu (2/3/2022).
Turut hadir dalam acara, Wakil Walikota Tebingtinggi Oki Doni Siregar, Sekdako Muhammad Dimiyathi, unsur Forkopimda, Bupati Asahan Surya, Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan, dan Wakil Bupati Batubara Oky Iqbal Prima.
Dalam acara, Gubsu berharap kehadiran MPP mempermudah segala urusan rakyat serta bermakna secara fisik serta visioner.
“Mal ini saya harap bukan hanya hadir secara fisik, tetapi kemudahan layanan. Harus menjadi visi di kepala pemikiran kita. Makanya saya harus datang ke sini, karena saya tertarik dengan ini,” katanya sembari meminta MPP harus menjadi fasilitas yang mempermudah sekaligus visioner.
Paradigma pelayanan publik oleh pemerintah membutuhkan perubahan agar mendapat kepercayaan serta apresiasi dari masyarakat karena memudahkan urusan rakyat.
“Sebenarnya ini sudah direncanakan sejak lama, namun karena kondisi Covis-19 harus tertunda. Untuk itu saya apresiasi dan terima kasih. Kabupaten/Kota lain silakan diikuti. Intinya kita memang harus bisa mengolaborasi semua pelayanan,” terangnya.
Sementara, Diah Natalisa menyampaikan bahwa keberadaan MPP di Kota Tebingtinggi merupakan yang ke-52 di Indonesia dan yang pertama di Sumut.
Dimana, fasilitas tersebut merupakan wujud dari reformasi birokrasi.
“Ini tentu bukan tanggung jawab pemerintah semata, tetapi butuh dukungan masyarakat. Semoga kehadiran MPP bisa benar-benar bermanfaat dan menginspirasi daerah lainnya, sehingga dapat memotivasi untuk menghadirkan pelayanan serupa,” sebutnya.
Wakil Walikota Tebingtinggi Oki Doni Siregar menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Edy Rahmayadi yang telah memberikan perhatian pada pelayanan publik tersebut.
Oki mengakui, bahwa dalam mendirikan MPP, kemungkinan masih membutuhkan banyak langkah perbaikan yang memerlukan masukan serta saran dari pemeritah provinsi maupun pusat.
“Penentuan lokasi MPP pada lantai I Gedung Balai Kartini Tebingtingi ini lebih dilatarbelakangi oleh efisiensi dan efektivitas ketersediaan anggaran dan optimalisasi pemanfaatan barang milik daerah, sehingga mempunyai nilai tambah,” sebut Oki.
Sekdako Tebing Tinggi Muhammad Dimiyathi menambahkan, tujuan dari hadirnya MPP Kota Tebingtinggi sebagai jembatan yang menghubungkan sekaligus mendekatkan layanan publik oleh pemerintah, baik instansi pusat, BUMN/BUMD dan daerah kepada masyarakat.
Untuk diketahui, sebanyak 11 gerai yang ada merupakan pelayanan dari kementerian/lembaga, 10 gerai layanan BUMN/BUMD, serta 19 layanan perangkat daerah. Dengan fasilitas pendukung di dalam lokasi seluas 7.696 m2, ruang bermain anak, ruang laktasi, klinik, ruang baca, fasilitas disabilitas. Sedangkan total jumlah layanan, sebanyak 128 jenis layanan. (SM-RED)
