Ilustrasi. (Foto : Istimewa)
SUMUT METRO | JAKARTA
Sebanyak, 134.500 dosis vaksin Covid-19 Novavax asal China tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (27/11/2021) sekitar pukul 22.40 WIB.
Plt.Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan total vaksin Novavax yang akan dikirim ke Indonesia sebanyak 10 juta dosis.
Maxi mengatakan kedatangan vaksin Novavax untuk menambah pasokan vaksin dalam memperkuat program vaksinasi Covid-19 nasional dalam rangka mencapai kekebalan komunal sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat.
Sebanyak 10 juta dosis vaksin Novavax yang akan didapatkan Indonesia guna melengkapi total kebutuhan 412 juta dosis vaksin Covid-19 yang harus disuntikkan pada penduduk Indonesia, guna mencapai kekebalan komunal alias herd immunity.
“Kita harapkan Kementerian Kesehatan bisa mengamankan dari total dosis sekitar 412 juta. Dan penyediaan ini Kita tahu bersama dilakukan dengan beberapa strategi bilateral, multilateral, dan eksplorasi dari kemampuan produksi vaksin dalam negeri yang mudah-mudahan tahun depan kita bisa gunakan produksi dalam negeri,” kata Maxi.
Dia menerangkan, setidaknya hingga 26 November 2021, Indonesia telah menerima jumlah vaksin sebanyak 317,4 juta dosis dari total 412 juta yang dibutuhkan.
Dengan kedatangan vaksin Novavax ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target vaksinasi sampai akhir tahun yaitu minimal 75 persen dosis pertama, dan 60 persen dosis dua sampai dengan Desember 2021.
Maxi menjelaskan vaksin Novavax yang baru tiba di Indonesia itu memiliki efikasi 96,4 persen terhadap varian virus Covid-19 non-Alfa.
“Berdasarkan data-data yang kami peroleh, safety, dan efikasi Novavax ini dalam mencegah Covid-19 sebesar 89,7 persen terhadap virus Alfa atau B1.1.7, dan 96,4 persen terhadap virus varian non B1.1.7,” ujar Maxi.
Maxi mengungkapkan vaksin Novavax merupakan vaksin Covid-19 dengan platform protein sub unit.
Dimana, vaksin ini menggunakan protein yang direkayasa dari urutan genetik virus Sars-COV-2.
Vaksin Novavax disuntikkan dengan dosis 5 mikrogram sebanyak dua kali dengan rentang waktu pemberian 21 hari.
Rentang waktu pemberian dosis pertama dan dosis kedua tersebut hampir sama dengan vaksin Sinovac dan Pfizer. (SM-CNN Indonesia/Antara)
