Jenazah korban saat di ruangan instalasi jenazah RS.Bhayangkara Medan, Minggu (23/10/2022).
SUMUT METRO | MEDAN
Diduga akibat cekcok rumah tangga, seorang suami di Medan, Sumatera Utara nekat membunuh istrinya di Jalan Mandala By Pass, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Minggu (23/10/2022) dini hari.
Belakangan, terduga pelaku diketahui berinisial IS (34), warga Jalan Asrama, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Helvetia, dan korban bernama Nurmaya Santi Siregar alias Maya (26).
Menurut informasi yang dihimpun menyebutkan, kasus penganiayaan berujung kematian itu terjadi saat seorang warga bernama Maysarah menemani korban untuk menjemput kedua anak mereka dari tempat penitipan anak di daerah Medan Tembung.
Dengan menumpang becak motor, Maysarah dan Nurmaya Santi Siregar bertemu dengan IS, persis di depan Kantor Unit Lantas Polsek Percut Sei Tuan, Jalan Williem Iskandar, Medan.
Saat bertemu, Maya dan IS terlibat pertengkaran adu mulut hingga Maysarah dan Maya bersama kedua anaknya pergi meninggalkan IS.
Namun, terduga pelaku yang saat itu juga mengendarai becak motor mengikuti betor yang ditumpangi korban dari belakang.
Tragisnya, saat melintas di Jalan Mandala By Pass, IS menabrak betor korban dan langsung membacok dengan parang.
Akibat luka yang diderita cukup parah, korban pun tewas dilokasi kejadian hingga menghebohkan warga sekitar dan pengguna jalan.
Petugas Polsek Percut Sei Tuan dan Tim Inafis Polrestabes Medan yang mendapat laporan tersebut datang ke lokasi dan lansung mengevakuasi jenazah korban ke ke RS Bhayangkara Medan.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol.Agustiawan kepada SUMUTMETRO.COM melalui jaringan selular mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidakan atas peristiwa tersebut.
“Kita masih menunggu hasil otopsi rumah sakit bang. Korban masih di RS Bhayangkara dalam pemeriksaan guna mengetahui penyabab korban tewas,” ujarnya.
Agus menyebutkan, korban tewas dengan luka bacok di leher dan sejumlah luka di kepala.
Sementara, pihaknya juga berhasil mengamankan IS setelah dilakukan pengejaran oleh Tim Reskrim.
“Tersangka IS juga masih menjalani pertolongan medis di RS.Bhayangkara akibat luka amukan massa,” terang Agus sembari menyebutkan dugaan sementara kasus pembunuhan itu terjadi akibat cekcok rumah tangga. (SM-Tom)
