Para peserta saat mengikuti pendidikan bela negara, Kamis (10/11/2022)
SUMUT METRO | MEDAN
Sebanyak, 100 peserta mengikuti Pendidikan Bela Negara yang digelar Pemko Medan melalui Kesbangpol Kota Medan di Hotel Brastagi Cottage, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (10/11/2022).
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari sejak 8- 11 November 2022 ini diisi dengan berbagai kegiatan termasuk pembekalan yang disampaikan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Dimana, peserta berasal dari anggota Pramuka, Purna Paskibraka kota Medan, Resimen Mahasiswa, Unsur Partai Politik Kota Medan, Karang Taruna, BKPRMI, Dinas Sosial, BPBD Kota Medan, Dinas P2K dan Satpol PP Kota Medan.
Dalam kesempatan itu, narasumber dari Kementerian Pertahanan, Kolonel Elisa Octavianus Parsaoran Sibarani berharap para peserta yang mengikuti pendidikan Bela Negara dapat tumbuh berkembangnya karakter cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara, serta rela berkorban untuk bangsa dan negara.
“Semangat bela negara ini diperlukan bangsa Indonesia guna menghadapi derasnya fenomena dan persaingan mempertahankan eksistensi bangsa dalam era globalisasi yang syarat dengan persaingan ekonomi dan ketergantungan satu dengan yang lain,” ujar Elisa.
Selain dari Kementerian Pertahanan RI, turut hadir menjadi narasumber Kodim 0205 Kabupaten Karo, Batalyon Infantri 125 Simbisa, Polrestabes Medan, dan Kepala Bidang Badan Kesbangpol Kota Medan.
Sebelum Pendidikan Bela Negara dibuka, Walikota Medan Bobby Nasution diwakili Kepala Kesbangpol Kota Medan Arjuna Sembiring dalam sambutannya mengatakan di era globalisasi sekarang ini semakin banyak ancaman dan gangguan terhadap keutuhan negara, seperti kejahatan teroris nasional dan internasional, kekerasan berbau sara, pelanggaran wilayah, separatisme, narkoba, hoax dan lainya.
Untuk itu, kata Arjuna, mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara, keutuhan wilayah serta keselamatan bangsa dari segala ancaman perlu kiranya masyarakat khususnya generasi muda untuk memiliki pengetahuan tentang bela negara.
“Pendidikan bela negara ini lebih diorentasikan untuk memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme. Melalui pendidikan bela negara ini diharapkan akan muncul prilaku yang teratur, cinta terhadap tanah air, serta keyakinan akan Pancasila sebagai ideologi negara guna menghadapi ancaman baik yang berasal dari luar maupun dalam negeri,” ucap Arjuna. (SM-Sumuang)
