DR. Dra Lily, MBA
SUMUT METRO | MEDAN
Tindakan tegas Polrestabes Medan dalam memberantas kejahatan mendapat dukungan dan apresiasi DPRD Kota Medan.
Hal itu ditegaskan juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD, Dr. Dra Lily MBA. MH dalam penyampaian pemandangan umum ftaksi fraksi atas penjelasan Walikota terhadap Ranperda Kota Medan tentang Laporan Pertanggujawaban (Lpj) Pelaksanaan APBD Tahun 2025 dalam rapat paripurna, Senin (15/6/2026).
Lily menyebutkan, pelaku kejahatan di Kota Medan seperti begal, curanmor dan peredaran Narkoba akhir-akhir ini cukup meresahkan masyarakat.
Ia pun meminta Timsus Patroli Jaga-Cegah-Sigap yang dibentuk Kapolrestabes Medan supaya tetap melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai dengan ketentuan hukum yang ada.
Bahkan politisi PDIP itu berharap polisi tetap melakukan razia rutin untuk menghindari terjadinya gangguan keamanan, sehingga tercipta rasa aman dan nyaman ditengah masyarakat.
“Pada prinsipnya, Fraksi PDI Perjuangan mendukung bila Pemko Medan mengalokasikan anggaran dari APBD Kota Medan untuk membantu biaya pengobatan korban kejahatan jalanan sejauh tidak melanggar ketentuan hukum yang ada, serta tidak menimbulkan permasalahan baru dalam penyalurannya,” ujar Lily.
Selain itu kata Lily, Fraksi PDIP mempertanyakan Pemko Medan bagaimana kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait pertanggungan biaya berobat korban kejahatan jalanan.
Lily juga menyampaikan terkait perkelahian antar kelompok pemuda, gangguan begal dan geng motor termasuk peredaran narkoba yang belum dapat diatasi.
Sebab, hal tersebut supaya menjadi perhatian serius dan mendapatkan tindak lanjut Pemko Medan melalui Walikota Rico Bayu Putra Waas. (SM-Par)
